EVALUASI PBSI
KD 3.4 Mengevaluasi teks cerita sejarah, berita,
iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel berdasarkan kaidah-kaidah
baik melalui lisan maupun tulisan.
Indikator: Siswa dapat menentukan perbedaan penyajian berita
berikut.
1.
Perhatikan kutipan teks berita
berikut !
Teks 1
Kanker Usus besar Mengarah ke Usia Muda.
Dari sekian
banyak kematian akibat kanker, kanker usus besar merupakan penyebab kematian
nomor dua. Angka kasus jenis kanker ini diperkirakan akan terus meningkat dan
mengarah pada usia muda.
Teks 2
Kebiasaan Minum Susu Botol Picu Karies Gigi.
Masalah gigi
berlubang atau karies dialami oleh sekitar 85 persen anak usia I bawah lima
tahun di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah kebiasaan minum susu botol
pada usia akhir balita. Bila tidak segera diatasi, hal itu akan menurunkan
kualitas perkembangan anak.
Perbedaan
penyajian kedua teks berita tersebut adalah…
a.
Teks 1 : berapa, mengapa,
bagaimana; Teks 2 : Apa,berapa,dimana,mengapa.
b.
Teks 1 : mengapa, bagamana,
berapa; Teks 2: Berapa, apa,dimana, bagaimana.
c.
Teks 1 : siapa ,apa,bagaimana; Teks
2: Bagaiman, apa, di mana, berapa.
d.
Teks 1 : berapa,dimana,kapan; Teks
2: Berapa,apa, dimana,kapan.
Indikator:
Siswa mampu menentukan persamaan isi berita tersebut.
2.
Bacalah
kutipan teks berikut!
Teks
Berita 1:
Menjelang
akhir tahun dan menyambut tahun baru, Kapolres Bogor meminta pengguna kendaraan
untuk tidak melalui jalur Puncak. Pengguna kendaraan diminta mencari jalan
alternatif. Hal itu untuk menghindari kemacetan di jalur Puncak.
Teks
Berita 2:
Kapolres
Bogor meminta pengguna kendaraan dari wilayah Jabodetabek yang menuju kota
Bandung dan sekitarnya tidak melalui jalur Puncak. Para pengguna kendaraan
diminta melalui tol Cipularang atau lewat jalur Sukabumi.
Kesamaan informasi kedua teks tersebut adalah ...
A.
Pengguna
kendaraan diminta tidak melewati jalur Puncak.
B.
Rencana pemberlakuan satu jalur di
Puncak menjelang tahun baru.
C.
Pengalihan tujuan pengguna kendaraan
yang menuju Bandung.
D.
Padatnya pengguna kendaraan dan rencana
pengalihan pada akhir tahun
Indikator:
Siswa mampu menyimpulkan isi dari berita tersebut.
3.
Bacalah
kutipan berita berikut!
Peringatan tentang risiko gangguan kesehatan yang mungkin
dialami oleh perokok. Gangguan kesehatan itu di antaranya
adalah dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, dan gangguan kehamilan dan
janin. Dampak rokok pada umumnya disebabkan asap rokok. Dampak
rokok tidak hanya dialami oleh perokok saja. Akan
tetapi, juga dialami orang yang berada di sekitarnya. Mengapa demikian? Karena walaupun tidak ikut merokok, namun
orang di sekitar perokok tersebut tetap menghirup asap rokok yang terbawa
udara. Orang-orang yang menghirup asap rokok tanpa merokok secara langsung
disebut perokok pasif.
Kesimpulan
dari isi berita diatas adalah …
A.
Pada berita di atas hanya mengingatkan untuk para perokok
saja.
B.
Di
setiap berita rokok tercantum peringatan gangguan kesehatan terhadap perokok.
C.
Pada berita di atasa menjelaskan peringatan dan
dampak rokok pada umumnya disebabkan asap rokok. Oleh sebab itu, perokok pasif
pun dapat terkena dampaknya.
D.
Dalam berita hanya sekedar menyampaikan rokok dapat beresiko
terhadap gangguan kesehatan saja.
Indikator: Siswa dapat menentukan perbedaan penyajian berita
berikut.
4.
Perhatikan kutipan teks berita
berikut !
Teks 1
Banjir kembali melanda
Pantura Jawa Timur. Hal itu disebabkan
meluapnya Bengawan Solo akibat tanggul di Desa Tegalsari, Kecamatan Widang, Tuban, jebol. Peristiwa itu juga merenggut dua korban jiwa. Itulah yang disampaikan Camat Widang, Dwijono.
Teks 2
Minggu dini hari
tanggul di Desa Tegalsari,
Kecamatan Widang, Tuban, jebol. Akibat
peristiwa itu dua orang meninggal dan pantura Jawa Timur banjir. Sejauh ini telah diusahakan penanggulannya, tetapi belum
berhasil. Pihak kepolisian
setempat mengimbau agar pengguna jalan pantura berhati-hati.
Perbedaan penyajian kedua teks berita tersebut adalah ....
A.
Teks 1: apa, bagaimana, mengapa, siapa ; Teks 2: apa, kapan
bagaimana, siapa.
B.
Teks 1: di mana, mengapa, bagaimana, siapa ; Teks 2: apa,
bagaimana, kapan, siapa.
C.
Teks 1: di mana, mengapa, siapa, bagaimana ; Teks 2: kapan,
bagaimana, apa, siapa.
D.
Teks 1: apa, mengapa, bagaimana,
siapa ; Teks 2:kapan, apa, bagaimana, siapa.
Indikator: Siswa mampu
menentukan perbedaan penyajian berita berikut.
5.
Perhatikan kutipan teks berita
berikut !
Teks 1
Di Seruni Aquatic Stadium Cisarua, Bogor, Jawa Barat dilangsungkan
Kejuaraan Polo Air Yunior Asia. Selasa, 12 Oktober 2015 Tim polo air Indonesia meraih peringkat kelima di kejuaraan tersebut.
Kejuaraan itu diikuti 12 negara.
Teks 2.
Pemain
bulu tangkis utama Indonesia
menjanjikan hasil terbaik pada Turnamen Grand Prix Gold Indonesia. Di
Samarinda, Kalimantan Timur, turnamen itu dilaksanakan. Turnamen itu
dilaksanakan Rabu, 13 Oktober 2015.
Perbedaan penyajian kedua teks berita tersebut
adalah ....
a.
Teks 1: siapa, kapan, apa; Teks 2: apa, di mana, siapa.
b.
Teks 1: di mana, apa, siapa; Teks 2: siapa, kapan, apa.
c.
Teks 1: kapan, apa, siapa; Teks 2: di mana, apa, kapan.
d.
Teks 1: di mana, kapan, apa; Teks 2: siapa, di mana, kapan.
Indikator: Siswa mampu
mengkritik berita berikut.
6.
Perhatikan kutipan teks berita
berikut !
Erosi
yang ditimbulkan akibat pembangunan jalan raya juga mengancam hutan Mbeliling. Selain
lapisan tanah yang berkurang karena erosi, keberadaan jalan raya juga
meningkatkan akses manusia pada sumber daya hutan. Akibatnya,
perburuan satwa liar dan penebangan pohon tak terelakkan.
Kritikan
terhadap pembangunan jalan raya pada kutipan berita di atas adalah ...
A.
Mestinya kelestarian alam sebagai acuan dalam
pembangunan jalan raya.
B.
Pembangunan
jalan raya sebaiknya hanya di kota-kota.
C.
Erosi
akibat pembangunan jalan raya, hanya mengada-ada.
D.
Perburuan
satwa liar dilegalkan saja.
Indikator: Siswa mampu
menentukan perbedaan penyajian berita berikut.
7.
Cermati kutipan teks berita berikut!
Teks Berita 1
Kasat Lalu Lintas Polres Bogor mengimbau
kepada pengendara dari Jabodetabek yang hendak berkunjung ke Puncak agar
berangkat sebelum pukul 13.00 menjelang tahun baru. Hal ini berkaitan dengan
rencana penutupan jalur menuju Puncak sejak pukul 13.00. Himbauan ini, sebelumnya sudah
disosialisasikan ke sejumlah hotel, penginapan, dan warga setempat.
Teks Berita 2
Menghindari kemacetan di jalur
wisata Puncak, Polisi sudah menyediakan jalur alternatif. Kasat Lalu Lintas
Polres Bogor mengharapkan para Pelancong dengan tujuan Puncak Cisarua agar
mengusahakan tiba di tujuan sebelum pukul 13.00 WIB. Ini berkaitan dengan
rencana pemberlakuan arus lalu lintas satu jalur.
Perbedaan penyajian kedua teks berita
tersebut adalah ...
a.
teks I diawali dengan siapa, teks II diawali mengapa.
b.
teks I diawali dengan apa, teks II diawali bagaimana.
c.
teks I diawali dengan mengapa, teks II diawali bagaimana.
d.
teks I diawali dengan apa, teks II diawali mengapa.
Indikator:
Siswa mampu menyimpulkan keistimewaan biografi berikut.
8.
Perhatikan
isi kutipan biografi berikut.
Andrea
Hirata Seman Said Harun lahir di Belitung, 24 Oktober 1982. Andrea
Hirata sendiri merupakan anak keempat dari pasangan Seman Said Harunayah dan
N.A. Masturah.Ia dilahirkan di sebuah desa yang termasuk desa miskin dan
letaknya yang cukup terpelosok di Belitung. Tinggal di sebuah desa dengan
segala keterbatasan memang cukup mempengaruhi pribadi Andrea sedari kecil. Ia
mengakui lebih banyak mendapatkan motivasi dari keadaan di sekelilingnya yang
banyak memperlihatkan keprihatinan.
Andrea
tumbuh seperti halnya anak-anak kampong lainnya. Segala
keterbatasan, Andrea tetap menjadi anak periang yang sesekali berubah menjadi
pemikir saat menimba ilmu di sekolah. Selain itu, ia juga kerap diceritakannya
dalam novel Laskar Pelangi. Andrea kecil bersekolah di sebuah sekolah yang
kondisi bangunannya sangat mengenaskan dan hamper rubuh, meski begitu, ia tetap
semangat belajar. Sekolah yang bernama SD Muhammadiyah tersebut diakui Andrea
cukuplah memprihatinkan.
Dalam kutipan
biografi di atas keistimewaan tokoh tersebut adalah…
a.
Motivasi
belajarnya tinggi meskipun minim sarana.
b.
Andrea pernah
bersekolah di SD Muhammadiyah.
c.
Andrea dilahirkan di desa miskin dan
terpelosok.
d.
Andrea anak Seman Said Harunayah dan
N. A. Masturah
Indikator:
Siswa mampu menentukan isi riwayat
hidup/biografi.
9.
Perhatikan kutipan isi
riwayat hidup/biografiberikut !
Presiden
pertama Republik Indonesia, Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno, lahir di
Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 dan meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo dan ibunya Ida
Ayu Nyoman Rai. Semasa hidupnya, beliau
mempunyai tiga istri dan dikaruniai delapan anak. Dari istri Fatmawati mempunyai anak Guntur, Megawati,
Rachmawati, Sukmawati dan Guruh. Dari
istri Hartini mempunyai Taufan dan Bayu. Sedangkan
dari istri Ratna Sari Dewi, wanita turunan Jepang bernama asli Naoko Nemoto
mempunyai anak Kartika.
Pernyataan yang tidak sesuai dengan
daftar riwayat hidup di atas adalah ...
A.
Dari Fatmawati, Presiden Soekarno
mempunyai dua anak putri dan tiga putra.
B.
Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno berusia 69
tahun.
C.
Bung Karno lahir di Blitar, 6 Juni 1901 dan meninggal di
Jakarta, 21 Juni 1970.
D.
Kartika adalah anak Bung Karno dari wanita turunan Jepang
bernama Naoko Nemoto.
Indikator: Siswa mampu mengidentifikasi unsur intrinsik cerita.
10.
Perhatikan isi kutipan
cerita berikut.
(1) Teman-teman Fajar bersorak gembira. (2) Daffa
terkulai lemas karena layang-layangnya putus. (3) Senja pun tiba. (4) Ketika
terdengar suara adzan, anak-anak mulai membubarkan diri untuk pergi
ke masjid. (5) Berita kemenangan Fajar atas Daffa semakin menambah keyakinan
anak-anak desa itu bahwa layang-layang milik Fajar memang sakti. (6) Fajar
menjadi semakin tinggi hati.
Bukti nilai agama terdapat pada kalimat
bertanda nomor ....
a.
(1)
b.
(3)
c.
(4)
d.
(6)
Indikator: Siswa mampu menyimpulkan biografi tokoh.
11. Perhatikan biografi berikut.
Wage Rudolf Supratman lahir pada tanggal 9 Maret 1903 di
Sumongari. Supratman
sangat pandai bermain sandiwara dan mahir bermain alat musik. Setiap
waktu luang, ia manfaatkan untuk bermain musik terutama biola. Keberaniannya
mengutarakan pendapat membuat ia diangkat menjadi pembantu surat kabar Kaoum
Moeda di Bandung. Meskipun gaji yang diperolehnya kecil, ia puas karena ia
dapat dengan bebas mengutarakan pendapat serta pikiran dalam
tulisan-tulisannya. W.R. Supratman menulis dan mengubah lagu-lagu
perjuangan untuk mengobarkan semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air. Ia
dikenal sebagai pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pada saat ia diminta memperdengarkan lagu Indonesia Raya,
dan semua hadirin berdiri khidmat, hal itulah yang tak
terlupakan baginya. Ia bekerja tanpa pamrih. Dalam hidupnya, ia lebih suka
memberi daripada menerima. (Biografi Wage Rudolf Supratman, Soebagijo I.N.)
Dari isi biografi di atas kesimpulan yang dapat diteladani dari tokoh tersebut adalah...
A. menjadi pembantu
surat kabar.
B. memperdengarkan lagu-lagu.
C. suka memberi dari pada
menerima.
D. mempunyai pengalaman tak terlupakan.
Indikator:
Siswa mampu menyimpulkan isi iklan berikut.
12. Perhatikan isi kutipan iklan berikut.
Hati-hati
berkendaraan, patuhi aturan lalu lintas,
dan kesadaran kita keselamatan semua. Begitulah harapan warga kota.
Dalam kutipan di atas kesimpulan isi
pada iklan tersebut adalah …
A. Seharusnya kita sadar akan aturan
lalu lintas sehingga harapan warga terpenuhi.
B. Kalau kita menaati
aturan lalu lintas, akan selamatlah warga kota.
C. Seharusnya semua orang
menaati aturan lalu lintas agar selamat.
D. Kalau
kita mematuhi aturan lalu lintas, pengemudi juga akan merasa nyaman.
Indikator:
Siswa mampu mengidentifikasikan isi biografi tersebut.
13. Perhatikan isi bografi berikut.
Pramudya
Ananta Toer menjadi penulis produktif di masa kemerdekaan. Ia menulis beberapa
novel dan cerita singkat yang mengangkat namanya, seperti Keluarga
Gerilya, Subuh, Percintaan Revolusi, Cerita dari
Blora, dan cerita dari Jakarta. Belasan buku karya Pram
telah diterjemahkan ke lebih dari 30 bahasa dunia, termasuk Jerman,
Jepang, Rusia, dan Inggris.Pernah oleh majalah Time, Pram
dinobatkan sebagai salah satu Asian Heroes. Sementara Los Angeles Time menjulukinya
Albert Camus Indonesia, dan termasuk 100 pengarang dunia yang karyanya
wajib dibaca sejajar dengan John Steinbejk dan Graham Greene.
Keistimewaan tokoh tersebut adalah ....
a.
termasuk
100 pengarang dunia.
b.
penulis novel dan cerita singkat.
c.
seorang pengarang yang produktif.
d.
dijuluki Albert Camus Indonesia.
Indikator:
Siswa mampu menjelaskan isi teks iklan tersebut.
14.
Bacalah
teks iklan berikut !
(1) Radio akan
tetap jaya meski teknologinya dianggap lama. (2) Musik, pendidikan, politik,
bahkan curhat bisa anda dapatkan melalui radio. (3) Meski selalu muncul teknologi
baru, radio tetap digunakan oleh semua
kalangannya.
(4) Bagi anda yang memiliki gangguan penglihatan dan kesulitan mendapat informasi, radio adalah
solusinya.
Pada teks iklan
di atas maksud isi kalimat (4) tersebut adalah …
a.
radio
khusus diperuntukkan bagi orang buta saja.
b.
radio
sangat cocok dengan orang yang terganggu pendengarannya.
c.
orang yang terganggu penglihatan tetap dapat mendengarkan informasi melalui radio.
d.
informasi
penting tentang musik, pendidikan dapat diperoleh melalui radio.
Indikator:
Siswa dapat mengidentifikasikan fakta/opini pada iklan.
15.
Perhatikan
iklan berikut !
(1) Belajar
lebih atraktif sangat menyenangkan .
(2) Telah hadir
VCD pembelajaran
(3) Harga sesuai
kualitas
(4) Tersedia di
PT Sinar Terang telepon 021-464646.
Kalimat fakta
pada iklan tersebut ditandai nomor …
a.
(1)
dan (2)
b.
(2) dan (4)
c.
(2)
dan (3)
d.
(3)
dan(4)
Indikator:
Siswa dapat mengidentifikasikan unsur intrinsik
dalam novel.
16.
Perhatikan
kutipan novel berikut.
Bapak
selalu membanding-bandingkan aku dengan Mas Bagus, abangku yang kuliah di jurusan
pertambangan. Mas Bagus selalu baik dimata bapak. Bapak
selalu membanggakan prestasi mas Bagus karena selalu menjadi juara
kelas ketika masih di SMU. Adapun aku, meskipun pernah masuk
peringkat sepuluh besar tapi nilai raporku tak setinggi nilai rapor mas Bagus.
Watak tokoh Bapak dalam kutipan novel tersebut adalah…
B. Selalu membela anak yang lebih kecil.
C.
Tokoh tidak perhatian pada keluarganya.
D. Membandingkan tokoh aku dengan Bagus.
Indikator:
Siswa mampu membedakan tema dari novel.
17. Perhatikan kutipan novel berikut.
Kutipan Novel I :
Bu Mus mendekati setiap orang tua
murid di bangku panjang tadi, berdialog sebentar dengan ramah, dan mengabsen
kami. Semua telah masuk ke dalam kelas, telah mendapatkan teman
sebangkunya masing-masing, kecuali aku dan anak laki laki kotor berambut keriting merah yang tak terkenal tadi. Ia
tak bisa tenang. Anak itu berbau hangus seperti karet terbakar.
“Anak Pak Cik akan sebangku dengan
Lintang”. Kata Bu Mus pada ayahku.
Kutipan
Novel II :
“Allah maha adil. Jika
sempit dunia ini bagimu berdua, maka alam akhirat adalah lebih luas dan lapang,
disanalah kelak makhluk menerima balasan dari kejujuran dan kesabarannya, bukan
mimpi dan bukan tonil. Kami pun dalam menunggu titah pula, sebab ada masanya datang
dan ada masanya pergi.
Pada kutipan novel di atas perbedaan
tema kedua kutipan novel tersbut adalah…
A.
Kutipan novel 1: Kemiskinan dan
kutipan novel 2: Pendidikan.
B.
Kutipan novel 1: Pendidikan dan
kutipan novel 2: Kebudayaan.
C.
Kutipan
novel 1: Pendidikan dan kutipan novel 2: Keimanan.
D.
Kutipan novel 1: Kemiskinan dan
kutipan novel 2: Ketuhanan.
Indikator: Siswa mampu membedakan karakteristik
kedua novel tersebut.
18. Perhatikan kutipan novel berikut.
Kutipan Novel I :
Beberapa
bulan setelah ibumu meninggal dunia, sudah mamak suruh dia kawin saja dengan
perempuan lain, baik orang Makasar atau orang lain negri. Dia hanya menggeleng
saja, dia belum hendak kawin sebelum engkau besar, Udin. Pernah dia
berkata : separo hatinya ikut ibunya ke kuburan, dia tinggal di dunia ini dengan
hati yang separo lagi. Betapa dia takkan begitu, ia cinta kepada ibumu.
Kutipan Novel II :
“Sekarang,”
katanya. “Saya sudah ada disisi ibu kembali. Ada saya bawa obat kali ibu. Kata
orang Jakarta., mujarab benar obat itu. Obat encok namanya.” Ibu Mariawati
tertawa. “Kini pun obat sudah memberi berkat,
Astri. Kalau aku melihat wajahmu, aku sehat sudah. Biar terbang penyakit itu,
dan aku sembuh sendiri kelak”. “Moga-moga, tetapi seelok-eloknya kaki ibu itu diobati juga,
supaya sembuh benar. Biar saya kenakan…..”
“Tidak,
Astri, jangan tergesa–gesa! Obat minum, verban dan sekaliannya itu sudah
kuderitakan sehari – harian”.
Astri
tertawa. “Siapa yang meminumkan obat itu?
Makasih Liah
agaknya?” Tanyanya.
“Tidak, dia
patuh. Tetapi Asnah, tak dapat dibantah kehendaknya.”
Perbedaan karakteristik
kedua novel tersebut adalah…
a. novel 1: Bahasanya
sulit dipahami; novel 2: Bahasanya mudah dipahami.
b. novel 1: Watak tokoh utamanya yang mencintai
istrinya berlebihan; novel 2: Watak tokoh utamanya taat pada orang tua.
c. novel 1: Sudut
pandang orang utama; novel 2: Sudut pandang orang ketiga.
d. novel 1: Kerinduan; novel 2: Kecintaan.
Indikator: Siswa mampu membedakan karakteristik
kedua novel tersebut.
19. Perhatikan kutipan novel berikut.
Novel I
yang diharapkan.
Usaha kompeni, jadi terhalang dan pikiran Sultan jadi kalang kabut. Oleh karena
ia pun makin tambah berani melawan Inderapura yang berserikat dengan kompeni.
Dan hasratnya pun makin keras dan besar hendak mencari perhubungan dengan Paul.
Jika Paul dapat digerakkan menyerang Padang dari darat dan Aceh dari sebelah
Utara dan dari laut, niscaya tenaga kompeni lemah, dan Inderapura tentu takkan
berdaya lagi.
Novel II
Aminuddin
mengetahui bahwa Mariamin ketakutan yang tiada tentu. Barangkali disebabkan
hujan yang amat lebat itu serta melihat kilat dan mendengar guruh ang tiada
henti. Lalu ia pun menghibur hati Mariamin, supaya sahabatnya itu melupakan
barang yang ditakutinya itu. “Riam,” katanya dengan muka yang
riang. Saya mempunyai cerita yang bagus, yang baru diceritakan guru kami di
sekolah. “Sudahkah engkau mendengarkannya?
Perbedaan
karakteristik kedua novel tersebut adalah ....
a.
novel I bercerita tentang budaya novel II bercerita tentang
sosial politik.
b.
novel I bercerita tentang sosial politik novel II bercerita
tentang kisah asmara.
c.
novel I bercerita tentang penjajahan novel II bercerita
tentang adat budaya.
d.
novel I bercerita tentang kerajaan
novel II bercerita tentang persahabatan.
Indikator:
Siswa mampu membedakan tema dari novel.
20. Bacalah kutipan novel berikut ini!
Novel 1
Para pedagang yang kehilangan kios, lalu pergi ke pasar lama di seberang.
Kembali ke pasar lama! Mereka tidak mau kena perkara. Cari tempat lain, kalau
tidak suka urusan. Tidak seorang pun tahu. Tentu malam-malam hal itu terjadi.
Paijo berdiri keheranan pula. Ia melihat orang berjalan dengan dagangan ke
pasar lama. Bagaimana kios pasar bisa terobrak-abrik dan berantakan di tanah?
Bambunya menyelonong ke mana-mana.
Novel (2)
Lelaki buta itu kemudian mencoba naik kembali ke jalan. Anak-anak itu
membantunya dengan menarik tangan Lek War. Kali ini ia tidak menolak bantuan
tersebut. Anak-anak juga membantu mengambilkan sandal jepitnya dan memasangkan
di kakinya. Ia mulai tampak menggigil kedinginan karena hampir seluruh tubuhnya
basah. Untung selokan itu tidak berisi air comberan, tapi air irigasi untuk
mengairi puluhan petak sawah di sebelah selatan kampung itu.
Perbedaan tema pada cuplikan novel adalah...
a.
Novel (1) Pedagang yang
kehilangan los karena kebakaran; Novel (2) Anak-anak membantu lelaki tuna rungu
yang terperosok di saluran irigasi.
b.
Novel (1) Pedagang yang
kehilangan los karena kebakaran; Novel (2) Anak-anak membantu lelaki tuna netra
yang terperosok di saluran irigasi.
c.
Novel (1) Pedagang yang
kehilangan los karena ada bencana alam; Novel (2) Anak-anak membantu lelaki
tuna wicara yang terperosok di saluran irigasi.
d.
Novel (1) Pedagang yang
kehilangan los karena akan diperbaiki; Novel (2) Anak-anak membantu lelaki tuna
daksa yang terperosok di saluran irigasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar