PSIKOLINGUISTIK
MENTALISTIK, BEHAVIORISTIK, DAN KOGNITIFISTIK.
Psikolinguistik
merupakan kajian ilmu bahasa yang dapat mengkaji sisi-sisi ilmu jiwa dalam
manusia. Definisi psikologi adalah ilmu yang mengkaji iiwa yang masih bisa
dipertahankan. Sedangkan, dalam linguistik ialah ilmu yang mengambil bahasa
sebagai objek kajiannya. Psikolinguistik
yakni dua bidang ilmu yang berbeda, yang masing-masingnya linguistik mengkaji struktur
bahasa, sedangkan psikologi mengkaji perilaku berbahasa atau proses berbahasa. Dalam
perkembangannya, Psikologi telah terbagi menjadi beberapa aliran sesuai dengan
paham filsafat yang dianut. Karena itulah dikenal adanya psikologi yang mentalistik, yang
behavioristik, dan yang kognitif. Psikologi yang mentalistik melahirkan
aliran yang disebut dengan psikologi kesadaran (Chaer, 2015: 2).
Pada awalnya psikolinguistik itu sendiri bekerja sama
anatara kedua disiplin itu disebut linguistic psychology
dan ada juga yang menyebutkan psychology of language.
Kemudian sebagai hasil kerja sama yang lebih baik, lebih terarah, dan lebih
sistematis diantara kedua ilmu itu, lahirlah satu disiplin ilmu baru yang
disebut psikolinguistik, sebagai ilmu antardisiplin antara psikologi dan linguistik.
Dalam psikolinguistik berkaitan dengan adanya mentalistik yang mencoba mengkai proses-proses
akal manusia dengan cara menginstropeksi atau mengkaji diri. Oleh karena itu,
psikologi kesadaran lazim juga disebut psikologi introspeksionisme. Psikologi
ini merupakan suatu proses akal dengan cara melihat ke dalam diri sendiri
setelah suatu rangsangan terjadi. Psikologi yang behavioristik melahirkan aliran yang disebut
psikologi perilaku. Psikologi
behavioristik ini mencoba mengkaji perilaku manusia yang berupa reaksi
apabila suatu rangsangan terjadi, dan selanjutnya berbagai mengawasi dan
mengontrol perilaku itu. Jadi, para pakar psikologi perilaku ini tidak mengkaji
ide-ide, pengertian, kemauan, keinginan, maksud, pengharapan, dan segala
mekanismefisiologi. Psikologi
yang kognitif disebut psikologi kognitif yang mencoba mengkaji proses-proses
kognitif manusia secara ilmiah. Proses kognitif adalah proses-proses akal
(berpikir) manusia yang bertanggung jawab mengatur pengalaman dan perilaku
manusia (Chaer, 2015: 3).
Di dalam pembahasan mengenai
psikolinguistik mentalistik, behavioristik, dan kognitifistik merupakan aliran
sesuai dengan paham filsafat yang dianut. Pada psikolinguistik mentalistik
mengkaji proses akal manusia yang terkait dengan kesadaran. Sedangkan,
psikolinguistik behavioristik mengkaji perilaku manusia. Namun proses ini tidak
dapat diamati atau diobservasi secara langsung. Psikolinguistik kognitifistik
mengkaji proses kognitif manusia secara ilmiah yang dimaksud proses akal
berpikir.
Daftar
Pustaka
Chaer,
Abdul. 2015. Psikolinguistik: kajian
teoristik. Jakarta : Rineka cipta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar