TUGAS STRATEGI PEMBELAJARAN

Oleh :
Wulan Juliani
201410080311051
PENDIDIKAN BAHASA, SASTRA INDONESIA, DAN DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG
2015/2016
PENDAHULUAN
Dalam permainan ini guru menggunakan strategi pembelajaran
dengan cara menginspirasi siswa untuk mampu berperan aktif bekerjasama dengan
kelompok yang telah dibentuk dan menyebutkan kosa kata yang berhubungan dalam
gambar yang ada di kartu tersebut. Strategi pembelajaran adalah hal yang sangat
penting yang harus dimiliki seorang tenaga pendidik dalam memberikan
pembelajaran. Karena, strategi yang menarik akan membuat siswa menjadi gampang
menerima pembelajaran dan cepat menerima materi yang disampaikan oleh tenaga
pendidik. Kartu kosa kata adalah sebuah strategi yang di berikan guru kepada
siswa agar siswa mampu memiliki kesempatan untuk lebih berpartisipasi dalam
perminan yang diadakan secara berkelompok ini. Dalam permainan ini, siswa mampu
menghafal kosakata yang di berikan guru dengan cara tebak gambar. Jadi di dalam
kelas di bagi 2 kelomppok, kemudian guru memberikan beberapa kosakata kemudian
siswa disuruh menghafal kosakata tersebut. Setelah itu, baris yang paling depan
maju untuk membuka gamabar pada tengah-tengah kedua baris tersbut. Setelah
membuka kartu dan tidak bisa menjawab akan beralih ke baris lawan dan yang
menjawab tadi akan mundur dan dilakukan secara bergantian samapai ada yang bisa
menjawab secara tepat. Hal ini demikian membuat skelas menjadi efektif dalam
penghafalan kosakata dan membuat kelas menjadi kelas yang menyenangkan bagi
siswa.
Topik: Simple Future Tense
Dalam strategi ini menggunakan cara menginspirasi siswa
dengan menggunakan media gambar dan pengimajinasian masa depan siswa. Ada sebuah
gambar warna diberikan kepada setiap siswa dan ditempelkan pada papan. Kemudian
gambar tersebut dicermati oleh setiap siswa. Kemudian siswa menyiapkan kertas.
Dari setiap gambar terbut siswa membuat cerita tersebut yang berkaitan dengan
cita-cita sesuai gamabr tersebut. Hal ini dapat membuat siswa terinspirasi dari
gambar dan siswa-siwa dapan berimajinasi tentang masa depan apa yang harus dia
cita-citakan. Dari media gambar tersbut akan merangsang pertumbuhan imajanasi
siswa dan apa yang harus mereka lakukan untuk masa depan mereka.
Topik: Cause and Effect
Strategi Money Game adalah strategi yang dibuat oleh seorang
guru dengan cara membuat permainan yang hasil akhir siswa akan mendapatkan
hadiah berupa uang. Permainan tersebut dikaitkan dengan materi yang akan
diajarkan, misalkan pada saat guru menjelaskan tentang kalimat. Untuk menguji
pemahaman semua siswa, guru membuat strategi dengan cara membuat permainan
yaitu Money Game. Langkah-langkah dalam membuat permainan tersebut yaitu
seorang guru harus menyiapkan alat berupa, spidol, isolasi, uang kecil Rp.
5.000. Pertama guru menempel uang pada papan tulis dan menyiapkan 4 spidol,
yang kedua guru membagi seluruh siswa menjadi 4 kelompok, yang ketiga guru
menjelaskan intruksi yaitu setiap kelompok harus berbaris menjadi 4 banjar.
Kemudian, pada baris pertama harus menuliskan contoh dari kalimat efektif yang
benar. Kemudian contoh dari perwakilan kelompok akan dikoreksi satu persatu
oleh guru. Jika contoh yang dituliskan itu benar, maka kelompok yang menuliskan
akan maju satu langkah untuk mendekat pada papan yang ditempelkan uang
tersebut, jika contoh yang dituliskan salah, maka akan mundur satu langkah. Dan
apabila ada kelompok yang bisa membenarkan contoh kalimat kelompok lain yang
salah menjadi benar maka akan maju 2 langkah, namun jika membenarkan tetapi
tetap salah, akan mundur dua langkah. Hal ini akan membuat guru lebih mudah
mengeahui murid yang benar-benar paham dan murid yang belum paham dalam
penguasaan materi tentang kalimat efektif.
Topik: Red Cards
Metode yang digunakan yaitu menggunakan metode pembelajaran inovatif dimana dalam
strategi ini menjadikan siswa mampu mengucapkan dan berbicara bahasa Indonesia
dengan baik dan benar. Metode ini menggunakan strategi game yang bernama
‘redcard’ yang akan diberikan kepada siswa yang melakukan pelanggaran atau
kesalahan dalam menggunakan berbahasa. Peran guru yaitu mengawasi siswa dalam
menggunakan bahasa, serta mampu menjadikan siswa untuk lebih baik lagi dalam
menggunakan bahasa dengan baik dan benar. Keunggulan metode ini yaitu dengan
mengetahui mana bahasa baik dan tidak baik maka siswa akan mampu menggunakan
bahasa sesuai dengan aturan dan struktur yang benar. Jika ada kesalahan kosakaa
maka siswa akan dikenakan red card yang berupa PR (Pekerjaan Rumah). Sejauh ini
memang peran guru dalam pembelajaran bermedia game masih sedikit yang
dilakukan. Hal ini dikarenakan kurang pengetahuan guru dalam media pembelajaran
game ini dan juga guru masih berkomitmen pada acuan-acuan pengajaran yang lama.
Dengan demikian, siswa merasa bosan dan monoton sehingga hasil belajar yang di
impikan tidak sesuai dengan keinginan guru. Jadi sebagai calon guru yang
professional , kita harus pandai-pandai mengolah kelas dan teknik-teknik
pembelajaran agar siswa betah dalam kelas dan menghasilkan nilai yang memuaskan
guru-guru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar